Pesan Nasi Liwet Sunda atau Jawa, Mana yang Paling Anda Sukai?

Pesan-Nasi-Liwet-Sunda-atau-Jawa-Mana-yang-Paling-Anda-Sukai

Nasi liwet merupakan masakan khas yang berupa beras dimasak pulen dan disajikan dengan berbagai lauk pauk seperti ayam goreng, tempe bacem, sayur rebus, dan lain-lain. Biasanya nasi liwet disajikan di atas daun pisang panjang dan dimakan bersama keluarga atau teman-teman. Nasi liwet bukan sekadar tren yang sedang digandrungi, tetapi telah ada sejak jaman nenek moyang terdahulu. Pesan nasi liwet secara online menjadi pilihan Milenial untuk bisa menikmati makanan yang menjadi tradisi kuliner nusantara. 

Di Indonesia, menu nasi liwet yang paling populer adalah nasi liwet Sunda dan nasi liwet Jawa atau Solo. Nah, sebenarnya apa yang menjadi perbedaan dua menu legendaris tersebut? Yuk, simak ulasan perbedaan nasi liwet Sunda dan Jawa berikut ini! 

Nasi liwet Sunda dan lauk pauk yang digunakan 

Nasi liwet Sunda biasa dimasak menggunakan air biasa dengan campuran bumbu antara lain garam, bawang merah, bawang putih, daun salam, sereh, lengkuas, dan cabai. Nasi liwet biasa dimasak dengan minyak kelapa, ikan asin atau sambal dan lalapan yang dimasak di atas nasi. 

Cita rasa nasi liwet Sunda lebih pada rempah-rempah yang menggoda selera. Sedangkan penambahan lauk pauk yang khas untuk nasi liwet Sunda antara lain ikan peda merah, pindang ikan kembung, ikan asin jambal roti, lalapan serta sambal terasi. Sebenarnya untuk komposisi lauk, bisa disesuaikan dengan selera Anda. 

Nasi liwet Jawa atau Solo dan lauk pauk yang digunakan 

Kalau mampir ke Solo, Anda tidak boleh melewatkan sajian nasi liwet Solo yang memiliki rasa khas. Rasa yang legendaris masih dipertahankan hingga sekarang sejak nasi liwet pertama kali muncul di era 1930 an. Hal yang membedakan nasi liwet Solo atau Jawa dengan Sunda adalah cara memasak yang menggunakan areh atau santan. Beras dimasak dengan santan atau lebih dikenal dengan nama nasi aron sebelum akhirnya ditanak menjadi nasi yang pulen. 

Tidak ada catatan khusus yang menyebutkan kenapa nasi liwet Sunda dimasak dengan air biasa sedangkan nasi liwet Solo memakai areh atau santan. Penyebab utama diperkirakan karena banyak tanaman kelapa yang tumbuh di daerah Jawa Tengah, sedangkan Jawa Barat tidak memiliki banyak kelapa. Meskipun begitu, citarasa keduanya sangat menggoda selera, kok. 

Nasi liwet Jawa memiliki varian lauk berbeda dengan nasi liwet Sunda yaitu sayur labu siam (jipang), telur pindang, ayam opor suwir, areh, tempe bacem, dan sambal goreng ati ampela. Terdengar lezat, ya? Penyajian nasi liwet Solo disajikan di atas pincuk daun pisang sedangkan nasi liwet Sunda di dalam ketel yang hangat. Mana yang paling favorit menurut Anda? Rasanya ingin langsung pesan nasi liwet yang bisa menjadi menu favorit saat sarapan pagi, bukan? 

Nasi liwet, tradisi kuliner Indonesia yang legendaris 

Nasi liwet Sunda dan Jawa memang berbeda rasa, tetapi memiliki penggemar masing-masing. Masyarakat Jawa menggunakan nasi liwet untuk bancakan atau acara kenduri bersama keluarga besar. Sedangkan masyarakat Sunda terbiasa mengkonsumsi nasi liwet sebagai bekal para petani ke sawah atau kebun. Nasi liwet Sunda identik perwujudan makanan masyarakat perkebunan. 

Buat generasi Millenial yang mungkin ingin menikmati kuliner khas daerah masing-masing, bisa langsung pesan nasi liwet sesuai selera. Mau makan nasi liwet khas Sunda atau Jawa, pilih saja yang paling Anda suka. Menikmati seporsi nasi liwet bisa menjadi penambah semangat menjalani aktivitas harian yang lebih produktif lagi. Anda tertarik mencoba menikmati nasi liwet yang otentik? 
Pesan Nasi Liwet Sunda atau Jawa, Mana yang Paling Anda Sukai? Pesan Nasi Liwet Sunda atau Jawa, Mana yang Paling Anda Sukai? Reviewed by dzaky on 08.42 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.